Filosofi Rumah Joglo, Selain Bentuknya Unik Dan Juga Punya Fungsi Tersendiri Tiap Ruangnya


rumah joglo via kompasiana.com

Kenapa dinamakan Joglo? Bagaimana bisa Joglo tahan gempa? Apa saja keunikan rumah moral Jawa ini? Semuanya akan dijawab dalam artikel berikut ini.

Pernahkah Anda melihat rumah Joglo? Rumah moral Jawa ini juga tak kalah unik dari model hunian yang ada sekarang. Susunan ruangannya, kemudian ciri khas bangunannya, semua seolah menggambarkan jati diri Kejawaan yang kental. Tak hanya bentuk fisik yang unik, bangunan rumah Jawa pun penuh dengan makna filosofis. Tapi, sayangnya beberapa ruang dalam bangunan rumah Jawa sudah tak banyak lagi ditemui kini ini.

Yuk kita memahas selengkapnya tentnag rumah joglo ini.

Bagaimana ciri khas rumah joglo ?

Pada dasarnya, rumah Joglo terdiri dari 3 belahan utama yaitu pendopo, pringgitan, dan juga omah ndalem atau biasa juga disebut omah njero. Ruangan yang digunakan untuk mendapatkan tamu yaitu pendopo, sedangkan ruang selanjutnya yaitu pringgitan difungsikan sebagai ruang pertunjukan wayang kulit.

Kata pringgitan sendiri berasal dari kata “pringgit” yang artinya yaitu wayang kulit. Kemudian omah ndalem/njero yaitu ruang keluarga. Di dalam omah ndalem terdapat 3 kamar (senthong) yaitu kiri, kanan, dan tengah.

Rumah joglo mempunyai ciri khas dengan bentuk trapesium yang disangga menggunakan tiang kayu berjajar empat.

Makara itulah bagaimana ciri khas rumah joglo itu. Diatas kan sudah sedikit kita jelaskan wacana keunikan rumah joglo. Lalu apa saja keunikan rumah joglo itu ?

Apa saja keunikan rumah joglo ?

keunikan rumah joglo via meandyouculture.blogspot.com

Secara fungsi umum, rumah Joglo mempunyai fungsi nan tentu saja sama dengan rumah kebanyakan, sebagai loka berteduh ketika panas dan hujan. Tetapi secara spesifik, yakni bentuk bangunan, Joglo tentu saja berbeda. Rumah khas masyarakat Jawa ini mempunyai dua belahan utama. Pendopo dan rumah belahan dalam.

Pendopo ialah belahan terluar dari rumah Joglo . Bentuknya luas, cenderung tanpa sekat. Jika Anda pernah melihat secara pribadi bentuk bangunan Keraton Yogyakarta, pendopo ialah loka dilakukannya banyak sekali “ritual” nan sifatnya mengundang orang banyak. Pertunjukkan biasanya digelar di pendopo. Fungsi bergotong-royong pendopo ialah digunakan buat mendapatkan tamu atau ruang bercengkrama buat keluarga.

Desain rumah Joglo sangat khas dengan bentuk atapnya nan terdiri dari dua bidang, segitiga serta trapesium. Umumnya terdiri dari 6 buah potongan atap berbentuk trapesium, dan dua buah atap berbentuk segitiga. Hampir semua belahan rumah terbuat dari kayu. Ditambah dengan tiang-tiang penyangga nan juga dari kayu.

Atap pada rumah Joglo selalu berada di tengah. Bentuk nan menjulang itulah nan dimaksud sebagai atap. Atap tersebut kemudian dikelilingi oleh atap serambi. Berdasarkan jenis atap, rumah Joglo dibedakan menjadi dua. Yaitu, atap rumah Joglo Lambang Sari dan Lambang Gantung.

Atap Joglo jenis Lambang Sari mempunyai karakteristik atap nan disambung dengan serambi. Sementara atap rumah Joglo jenis Lambang Gantung menyisakan sebuah lubang buat masuknya angin dan cahaya ke dalam ruangan. Disparitas ini tentu saja menjadi pilihan bagi setiap masyarakat Jawa.

Bagaimanapun juga, masyarakat Jawa dulunya bersahabat dengan pembagian tingkatan sosial. Tingkatan sosial tersebut kemudian memengaruhi penggunaan atau kepemilikan rumah Joglo itu sendiri. Sistem kekerajaan zaman dulu pada balasannya mewariskan peraturan wacana ini.

Selain atap, rumah Joglo juga unik dengan hadirnya tiang-tiang penyangga. Tiang tersebut bertujuan tentu saja sebagai penopang atap. Tiang pada rumah Joglo umumnya berjumlah 16. Masing-masing tiang mempunyai nama menurut “tugasnya”.

Untuk tiang nan menyangga atap utama, disebut soko guru . Tiang penyangga nan berada lebih luar dari tiang primer disebut soko rowo . Sementara tiang-tiang nan menyangga atap pada belahan nan paling luar sesudah soko rowo disebut soko emper

Makara itulah apa saja keunikan rumah joglo itu. Lalu apa saja belahan rumah joglo dan fungsinya itu?

Bagian rumah joglo dan fungsinya

Joglo mempunyai bagian-bagian ruangan sesuai dengan fungsinya. Masing-masing ruang mempunyai nama serta pakem posisi yang semenjak zaman dahulu sampai kini tak pernah berubah.

Pendapa
Merupakan belahan paling depan Joglo yang mempunyai ruangan luas tanpa sekat. Ruang ini sering digunakan sebagai daerah pertemuan untuk program besar bagi penghuninya. Pendopo biasanya terdapat soko guru, soko pengerek dan tumpang sari.

Pringgitan
Bagian ini merupakan penghubung antara Pendopo dan rumah Dalem. Fungsi Pringgitan biasanya dijadikan sebagai ruang tamu. Bagian ini dengan Pendopo biasanya dibatasi Sekat dan dengan Dalem dibatasi gebyok.

Dalem
Tempat ini sering digunakan sebagai ruang santai keluarga. Karena fungsinya bagi keluarga, maka Dalem bersifat privasi serta tak setiap tamu diperbolehkan memasukinya.

Sentong
Merupakan daerah istirahan alias kamar bagi pemilik rumah dan keluarga. Besar dan jumlah Sentong tergantung banyaknya anggota keluarga penghuni Joglo tersebut.

Gandok
Gandok mempunyai dua bagian, yakni Gandok Kiwo (kiri) dan Gandong Tengen (kanan). Terletak di samping kanan dan kiri atau terletak dibagian belakang rumah. Tempat ini dalam bahasa modern bisa disebut sebagai gudang dimana dijadikan daerah menyimpan barang-barang pemilik rumah maupun dijadikan sebagai lumbung daerah menyimpan materi makanan.

Tahu nggak guys, bila rumah joglo ini terbukti tahan gempa. Kenapa rumah joglo tahan gempa ? Simak klarifikasi berikut.

Kenapa rumah joglo tahan gempa ?

Ada beberapa alasan mengapa rumah joglo lebih tahan terhadap gempa. Pertama, rangka utama (core frame) yang terdiri umpak, soko guru, dan tumpang sari, dapatmenahanbebanlateral yang bergerak horizontal ketika terjadi gempa.

Kedua, struktur rumah joglo yang berbahan kayu menghasilkan kemampuan meredam getaran atau guncangan yang efektif, lebih fleksibel, juga stabil. Struktur dari kayu inilah yang berfungsi meredam imbas getaran/guncangan dari gempa.

Ketiga, kolom rumah yang mempunyai acuan sendi dan rol, sambungan kayu yang menggunakan sistem sambungan pengecap alur dan konfigurasi kolom anak (sokosoko emper) terhadap kolom kolom induk ( soko-soko guru) merupakan earthquake responsive buildingdari rumah joglo.

Kenapa dinamakan rumah joglo ? 

Rumah joglo yaitu rumah tradisional Jawa yang umum dibentuk dari kayu  jati. Atap joglo berbentuk tajug, semacam atap piramidal yang mengacu  pada bentuk gunung. Dari sinilah nama joglo tersebut muncul. Istilah  joglo berasal dari dua kata, 'tajug' dan 'loro' yang bermakna  'penggabungan dua tajug'.

Filosofi rumah joglo dalam bahasa jawa ?

Atap joglo ditopang oleh empat tiang utama yang disebut Soko Guru.  Jumlah ini mewakili adanya kekuatan yang dipercaya berasal dari empat penjuru mata angin. Berdasarkan konsep spiritual ini, insan berada di  tengah perpotongan keempat arah mata angin tersebut.

Ada tiga belahan dalam susunan rumah joglo.  Pertama yaitu ruang pertemuan yang disebut pendapa. Kedua yaitu ruang  tengah yang disebut pringgitan dan ketiga yaitu ruang belakang (dalem)  yang berfungsi sebagai ruang keluarga.

Pendapa Rumah Joglo
Pendapa ini terletak di depan. Dibuatnya  tanpa dinding, sebab berkaitan dengan huruf orang Jawa yang ramah  dan terbuka. Ruangan mendapatkan tamu ini biasanya tidak diberi meja  ataupun kursi, hanya tikar yang digelar semoga antara tamu dan tuan rumah  sanggup berbicara dalam kesetaraan.

Pringgitan Rumah Joglo
Bagian pringgitan yaitu daerah dimana  pemilik rumah menyimbolkan diri sebagai bayang-bayang Dewi Sri. Dewi  padi ini dianggap sebagai sumber segala kehidupan, kesuburan dan  kebahagiaan. Terletak antara pendapa dan dalem, pringgitan digunakan  sebagai daerah untuk menggelar pertunjukan wayang yang berkaitan dengan  upacara ruwatan adat.

Dalem atau Ruang Utama Rumah Joglo
Dalem yaitu belahan yang digunakan sebagai daerah tinggal keluarga. Di dalamnya ada beberapa kamar yang disebut senthong.

Jaman dulu, senthong hanya dibuat  sejumlah tiga bilik saja. Kamar pertama diperuntukkan untuk para lelaki,  kamar kedua dikosongkan dan kamar ketiga digunakan oleh para perempuan.
Kamar kedua yang kosong ini tetap diisi  dengan daerah tidur lengkap dengan segala perlengkapannya. Disebut  krobongan, ruangan kosong ini digunakan untuk menyimpan pusaka dan sebagai  ruang pemujaan terhadap Dewi Sri. Inilah belahan rumah yang dianggap  paling suci.

Setelah mengetahui hal-hal wacana rumah joglo. Yuk kita lihat desain rumah joglo minimalis itu menyerupai apa.

Rumah joglo minimalis


rumah joglo minimalis elok via rumahminimalisexpo.blogspot.com


rumah joglo minimalis modern via rumahminimalisexpo.blogspot.com


rumah joglo minimalis unik via rumahminimalisexpo.blogspot.com

Makara demikianlah artikel wacana rumah joglo. Semoga sanggup bermanfaat!

Posting Komentar

0 Komentar

close