Tanpa Susukan Masuk Dan Keluar, Beginilah Nasib Rumah Pak Eko Sampai Harus Panjat Tembok


Sumber gambar kapanlagi.com

Selama 1,5 bulan lalu barulah aku disuruh pindah, mau gimana lagi alasannya ialah gak ada susukan jalan, padahal rumah aku gres dicat. Sakit hati.

Polemik teriosalasinya rumah Eko Purnomo oleh tembok tetangga terus bergulir, belum ada titik terang yang didapat Eko.

Tidak menyangka jikalau rumah yang ia miliki tidak mempunyai jalan susukan keluar masuk, rumah yang ia berdiri semenjak tahun 1999 ini terkepung bangunan tetangganya.

Menurut Pak Eko, momen itu terjadi ketika rumah tetangganya dalam proses pembangunan pada tahun 2016.

Kepiluan Pak Eko semakin bertambah ketika rumah tetangganya itu diberi atap.

Alhasil, Pak Eko dan keluarganya tak sanggup memanjat lagi dan terpaksa angkat kaki dari rumah yang beralamat di Kampung Sukagalih, Desa Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung itu, menyerupai yang dikutip dari tribunnews.com.

Selain itu, Eko menemui Oded M Danial yang pada tahun 2017 menjabat sebagai Wakil Walikota Bandung. Dirinya menemui Oded ketika mengadakan program di Ujung Berung, dan menawarkan secarik kertas berisi undangan dan klarifikasi mengenai rumahnya yang terisolasi dikutip dari news.detik.com.

“Selama 1,5 bulan lalu barulah aku disuruh pindah, mau gimana lagi alasannya ialah gak ada susukan jalan, padahal rumah aku gres dicat. Sakit hati. Saya keluarnya ya loncat-loncat tembok saja, begitu pun pas pindahin barang. Meski begitu, ada beberapa barang punya adik aku yang masih tersisa di dalam,” ujar Pak Eko mengutip dari tribunnews.com.

Setelah terusir dari rumah sendiri, Pak Eko pun menyewa rumah kontrakan. Padahal, ia sudah tinggal di rumah tersebut selama delapan tahun.

Posting Komentar

0 Komentar

close