Bangun Rumah Tipe 36 Minimalis 1 Lantai Atau 2 Lantai Dengan Modal Minim, Begini Cara Hitung Biayanya


Sumber gambar diminimalis.com

Jangan pernah takut mewujudkan rumah cita-cita anda, meskipun dengan rumah tipe 36 1 lantai atau 2 lantai dengan modal minim pun anda dapat membangunnya.

Jangan khawatir dengan biaya dan modal yang anda miliki, dengan menghitung modalnya ibarat ini anda dapat menentukan sasaran pembangunan rumah anda dengan jelas.


Jika anda mengamati dengan jeli bersama-sama cara menghitung biaya untuk membangun rumah tipe 36 dengan membangun rumah 2 lantai hampir sama, kuncinya yaitu bagaimana anda betul-betul mengalokasikan modal yang anda keluarkan untuk kebutuhan sedetail mungkin.

Tujuannya yaitu semoga budget yang ada teralokasikan dengan efektif dan efisien.

Jika ketika ini Anda tengah merencanakan membangun rumah minimalis type 36, maka metode perhitungan ini dapat pribadi diterapkan.

Rumah minimalis type 36 baik model 1 lantai maupun 2 lantai tetap memerlukan perencanaan detail. Meskipun biasanya rumah type 36 memerlukan material lebih sedikit namun setidaknya perlu juga dibentuk hemat dalam hal penganggarannya.

Baca juga : Jin "Dasim" Perusak Hubungan Rumah Tangga, Begini Ciri-ciri Gangguan Jin Dasim

Untuk menghitung biaya membangun rumah minimalis tipe 36 beberapa patokan ini harus anda patuhi, semoga tidak ada pembekakan biaya ketika proses pembangunan rumah anda.

Berikut ini beberapa penjelasannya untuk menghitung biaya berdiri rumah tipe 36 minimalis:

1. Perhitungan Biaya Per-meter Persegi Untuk Rumah Tipe 36 Satu Lantai

Kita tahu bahwa rumah minimalis type 36 artinya rumah dengan luas bangunan 36 meter persegi. Apabila biaya permeter perseginya yaitu 2,5 juta maka perhitungannya menjadi 2,5 x 36 = 90 juta.

2. Perhitungan Biaya Per-meter Persegi Untuk Rumah Tipe 36 Dua Lantai

Sementara untuk rumah type 36 2 lantai prinsipnya sama, teladan kasus contohnya luas bangunan lantai 1 dan 2 berbeda. Jika luas bangunan lantai satu 25 meter persegi dan lantai dua 11 meter persegi. Asumsikan saja harga per-meter persegi ibarat di atas; 2,5 juta rupiah, maka perhitungannya menjadi (25+11) x 2,5 juta= 90 juta, sama saja.


Sumber gambar diminimalis.com

Sementara itu untuk menghemat pengeluaran anda sebaiknya lakukan beberapa cara ini:

1. Belanja material murah dan menentukan toko bangunan yang tepat

Meski bersama-sama bertolak belakang dengan keinginan mempunyai rumah dengan bangunan yang berkualitas, namun menentukan material yang murah akan sangat membantu upaya penghematan Anda.

Makara pilihlah material bangunan yang standar saja namun dengan tetap memperhatikan kualitasnya.

2. Carilah tukang yang profesional

Pentingnya menentukan tukang bangunan yang profesional yaitu alasannya yaitu performa mereka yang cukup besar lengan berkuasa terhadap efektivitas dan efisiensi pembangunan rumah Anda.

Potensi pembengkakan biaya akhir error pekerjaan tentu akan terminimalisir dengan menentukan tukang yang profesional.

3. Tunda dulu untuk melaksanakan finishing pada beberapa bab rumah

Menunda pengerjaan finishing juga dapat dilakukan sebagai upaya penghematan biaya. Pengerjaan finishing ibarat pengecatan dan penambahan elemen eksterior ibarat taman, bak dan lainnya dapat Anda lakukan belakangan sehabis dana Anda kembali terkumpul.

Utamakan anggaran untuk pembelanjaan primer terlebih dulu.

Semoga bermanfaat.

Posting Komentar

0 Komentar

close