Jika Engkau Ingin Mengetahui Keadaanmu Di Dalam Kubur Nanti, Lihatlah Dadamu!


Gambar ilustrasi dilansir dari inilah.com

Mendapatkan nikmat atau malah di azab...

Ini cara gampang mengetahui keadaan kita di alam kubur kelak berdasarkan Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah!

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:

حال العبد في القبر كحال القلب في الصدر، نعيماً وعذاباً، وسجناً وانطلاقاً، فإذا أردت أن تعرف حالك في قبرك، فانظر إلى حال قلبك في صدرك.

Keadaan seorang hamba dalam kuburnya, itu menyerupai keadaan hatinya yang ada dalam dada.

Apakah mendapat nikmat ataukah adzab, apakah terpenjara ataukah terbebas, maka bila engkau ingin mengetahui keadaanmu di dalam kuburmu, maka lihatlah kepada keadaan hatimu dalam dadamu!!

فإذا كان قلبك ممتلئاً بشاشة وسكينة وطهارة، فهذا حالك في قبرك بإذن الله، والعكس صحيح؛

Maka bila hatimu dipenuhi oleh kebahagiaan, ketentraman dan kesucian, maka inilah keadaanmu di dalam kuburmu dengan izin Allah, demikian pula sebaliknya, benar.

ولهذا تجد صاحب الطاعة وحسن الخلق والسماحة أكثر الناس طمأنينة

Oleh alasannya yaitu itu, engkau mendapati pemilik ketaatan, pemilik moral yang baik dan sifat pemaaf itu yaitu orang yang paling tentram hidupnya.

فالإيمان يُذهب الهموم، ويزيل الغموم، وهو قرة عين الموحدين، وسلوة العابدين.

Maka doktrin itu akan menghilangkan kesedihan, melenyapkan kegalauan, dan doktrin yaitu penyejuk hatinya orang-orang yang bertauhid dan penghiburnya hebat ibadah.

من أدام التسبيح انفرجت أساريره، ومن أدام الحمد تتابعت عليه الخيرات، ومن أدام الاستغفار فتحت له المغاليق

Barang siapa yang senantiasa bertasbih pasti akan terbuka kebahagiaannya, Dan barang siapa yang senantiasa bertahmid pasti kebaikan akan beriringan mendatanginya. Dan barang siapa yang senantiasa beristighfar pasti akan terbuka untuknya banyak sekali kebuntuan.

[Ad-Daa’u wad-Dawaa’ h. 187-188]

Makara sangat gampang mengetahui, apakah kita nanti mendapat kebaikan ataupun azab didalam alam kubur.

Semuanya terletak dalam hati di dada kita semasa hidup. Apakah kita akan menghiasi hati dengan nikmat doktrin ataukah seabaliknaya.

Demikian, agar bermanfaat! Wallahu A'lam.

Posting Komentar

0 Komentar

close