Baca Doa Ini, Semoga Kelak Hisabmu Dimudahkan Dan Dosamu Di Ampuni Allah Swt


Gambar ilustrasi dilansir dari aktual.com

Tidak ada yang dapat menjamin kelak bagaimana hisab yang bakal dijalani seorang muslim di hari kiamat...

Wallahu A'lam, apakah hisabnya sulit ataupun dimudahkan oleh Allah SWT.

Meski demikian, ada doa yang dianjurkan diabaca setiap muslim semoga mendapat dispensasi di hari pembalasan...

Allah akan menghisab seluruh makhluk ketika hari simpulan kelak. Bagi umat Islam, mengimani adanya hisab ialah termasuk mengimani hari akhir.

Kepastian adanya hisab ini telah dijelaskan di dalam al Qur`an dan Sunnah. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ ﴿٧﴾ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا

"Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia akan diperiksa dengan investigasi yang mudah," [al Insyiqaq / 84 : 7-8].

وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ﴿١٠﴾فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا﴿١١﴾وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا

"Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, maka dia akan berteriak: “Celakalah aku”. Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)." [al Insyiqaq / 84:10-12].

إِنَّ إِلَيْنَا إِيَابَهُمْ﴿٢٥﴾ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ

"Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, kemudian sebenarnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka." [al Ghasyiyah / 88 : 25-26].

الْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ الْيَوْمَ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

"Pada hari ini, tiap-tiap jiwa diberi jawaban dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya." [al Mu’min / 40 : 17].

Sedangkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , di antaranya hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Aisyah, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , dia berkata:

لَيْسَ أَحَدٌ يُحَاسَبُ إِلَّا هَلَكَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَيْسَ اللَّهُ يَقُولُ حِسَابًا يَسِيرًا قَالَ ذَاكِ الْعَرْضُ وَلَكِنْ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ هَلَكَ

Tidak ada seorangpun yang dihisab kecuali binasa,” Aku (Aisyah) bertanya,”Wahai Rasulullah, bukankah Allah berfirman ‘pemeriksaan yang mudah’?” Beliau menjawab,”Itu ialah al aradh, namun barangsiapa yang diperiksa hisabnya, maka binasa”.

Imam Ibnu Abil Izz (wafat tahun 792 H) menjelaskan, makna hadits ini adalah, seandainya Allah mengusut dengan menghitung amal kebajikan dan keburukan dalam hisab hambaNya, tentulah akan mengadzab mereka dalam keadaan tidak menzhalimi mereka sedikitpun, namun Allah memaafkan dan mengampuninya.

Demikian juga umat Islam, setuju atas hal ini. Sehingga apabila seseorang mengingkari hisab, maka ia telah berbuat kufur, dan pelakunya sama dengan pengingkar hari kebangkitan

Satu hal yang juga dibutuhkan oleh umat Islam yaitu menjalani perhitungan dengan mudah.


Gambar ilustrasi dilansir dari dream.co.id

Untuk itu, umat muslim sangat dianjurkan untuk membaca doa serta bermunajat memohon dispensasi hisab kelak.

Dialansir dari rumaysho.com, berikut sebuah doa yang patut kita hafal dan amalkan demi meraih kemudaan ketika dihisab di alam abadi kelak.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَمِعْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ فِى بَعْضِ صَلاَتِهِ « اللَّهُمَّ حَاسِبْنِى حِسَاباً يَسِيرًا ». فَلَمَّا انْصَرَفَ قُلْتُ يَا نَبِىَّ اللَّهِ مَا الْحِسَابُ الْيَسِيرُ قَالَ « أَنْ يَنْظُرَ فِى كِتَابِهِ فَيَتَجَاوَزَ عَنْهُ إِنَّهُ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ يَوْمَئِذٍ يَا عَائِشَةُ هَلَكَ وَكُلُّ مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ يُكَفِّرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةُ تَشُوكُهُ »

Dari Aisyah, ia berkata, saya telah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada sebagian shalatnya membaca, “Allahumma haasibnii hisaabay yasiiroo (Ya Allah hisablah saya dengan hisab yang mudah).” Ketika dia berpaling saya bekata, “Wahai Nabi Allah, apa yang dimaksud dengan hisab yang mudah?” Beliau bersabda, “Seseorang yang Allah melihat kitabnya kemudian memaafkannya. Karena orang yang diperdebatkan hisabnya pada hari itu, niscaya celaka wahai Aisyah. Dan setiap petaka yang menimpa orang beriman Allah akan menghapus (dosanya) karenanya, bahkan hingga duri yang menusuknya.

Yang dimaksud dengan do’a tersebut diterangkan dalam hadits di atas. Maksud “hisab yang mudah” ialah ketika di mana dosa-dosa seorang mukmin di hadapkan pada Allah, kemudian ia pun mengakui dosa-dosanya itu. Kemudian sesudah itu Allah mengampuni dosa-dosanya sesudah ia bersendirian dengan Allah dan tidak ada seorang pun yang melihatnya ketika itu.

Baca Juga:

Dari Shafwan bin Muhriz bahwa seorang pria pernah bertanya kepada Ibnu Umar, “Bagaimana Anda mendengar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam perihal An Najwa (bisikan di hari kiamat)?” Ibnu Umar menjawab,

يَدْنُو أَحَدُكُمْ مِنْ رَبِّهِ حَتَّى يَضَعَ كَنَفَهُ عَلَيْهِ فَيَقُولُ عَمِلْتَ كَذَا وَكَذَا . فَيَقُولُ نَعَمْ . وَيَقُولُ عَمِلْتَ كَذَا وَكَذَا . فَيَقُولُ نَعَمْ . فَيُقَرِّرُهُ ثُمَّ يَقُولُ إِنِّى سَتَرْتُ عَلَيْكَ فِى الدُّنْيَا ، فَأَنَا أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ

Yaitu salah seorang dari kalian akan mendekat kepada Rabb-nya. Kemudian Dia meletakkan naungan-Nya di atasnya. Kemudian Dia berfirman, “Apakah kau telah berbuat ini dan ini?” Hamba itu menjawab, “Ya, benar.” Dia berfirman lagi, “Apakah kau telah melaksanakan ini dan ini?” Hamba itu menjawab, “Ya, benar.” Dia pun mengulang-ulang pertanyannya, kemudian berfirman, “Sesungguhnya Aku telah menutupi dosa-dosa tadi (merahasiakannya) di dunia dan pada hari ini saya telah mengampuninya bagimu.

Inilah yang dimaksudkan dengan hisab yang gampang di mana dosa-dosa seorang hamba yang beriman itu dimaafkan.

Moga Allah mudahkan bagi kita untuk mendapat fasilitas hisab semacam ini di alam abadi kelak ketika hari perhitungan. Aamiin Yaa Mujibad Du’aa’.

Posting Komentar

0 Komentar

close