Kerjanya Hanya Menarik Hati Insan Kedalam Dosa, Berikut 5 Alasan Allah Ciptakan Iblis


Sumber gambar inspirasidata

Tidak akan pernah berhenti untuk menarik hati insan dan menjerumuskan kedalam api neraka.

Iblis yang diciptakan Allah dari api ternyata ada alasannya selain untuk menarik hati manusia.


Allah jelaskan semuanya di Al Quran.

Al-Qur’an menjelaskan, Allah SWT membuat alam semesta dan semua yang ada di dalamnya, satu pun tidak ada yang batil atau sia-sia (QS Ali Imran : 191)

Oleh alasannya yakni itu meskipun Allah membuat Iblis yang kerjanya hanya menarik hati insan ternyata mempunyai nasihat dibalik diciptakannya iblis.

Imam Al-Ghazali pernah menyatakan; bila ingin melihat kesalahan atau kelemahan kita, carilah pada sahabat karib kita, lantaran sahabat kitalah yang tahu kesalahan atau kelemahan kita.

Jika kita tidak mendapatkannya pada sahabat kita, carilah pada musuh kita, lantaran musuh kita itu paling tahu kesalahan atau kelemahan kita. Sifat musuh yakni selalu mencari kelemahan lawan untuk dijatuhkan.

Demikian pula setan. la selalu mencari kesalahan atau kelemahan orang-orang beriman untuk kemudian digelincirkan dengan segala macam cara.

Nah, bila kita telah mengetahui kesalahan atau kelemahan kita, entah dari kawan, lawan, bahkan dari setan, kemudian kita memperbaiki diri, insya Allah kita akan menjadi orang baik dan sukses. Jadi, kalau kita berpikir positif, ada juga hikmahnya setan itu buat orang-orang beriman.

Lebih rinci, di antara tujuan dicipta-kannya setan ialah:

1. Untuk Menguji Keimanan Dan Komitmen Manusia Beriman Terhadap Perintah Allah


sumber gambar esdeku

Karena setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah niscaya akan diuji (QS. 29:2).

Jika dengan godaan setan seorang mukmin tetap istiqamah dengan keimanannya, maka derajatnya akan ditinggikan oleh Allah dan hidupnya akan bahagia.

Tetapi bila ia termakan dan mengikuti usul setan, derajatnya akan jatuh, hina kedudukannya dan dipersulit hidupnya oleh Allah. (QS. 41 : 30-31).

2. Menguji Keikhlasan Manusia Beriman Dalam Mengabdi Kepada Allah

Allah SWT menjelaskan bahwa Dia membuat jin dan insan tidak lain supaya mereka mengabdi kepada-Nya (QS. 51 : 56).

Kemudian setan tiba menarik hati manusia, membangkit-bangkitkan syahwat kepada kenikmatan duniawi, rnembisikkan ke dalam hatinya angan-angan kosong dan keraguan, supaya insan lupa terhadap tujuan dan kiprah hidupnya di dunia.

Jika insan tetap sadar akan tujuan dan kiprah hidupnya di dunia, ia akan tetap ridha menjadi hamba Allah dan mengabdi kepada-Nya.

Terhadap hamba Allah menyerupai ini, setan tidak akan rnampu menggodanya (QS. 15 : 40). Tetapi bila insan tergoda, pada gilirannya ia akan menjadi hamba setan.

Baca juga:

  1. Azab Bagi Orang Berzina di Dunia, Anak Ikut Tanggung Aib Orangtua Hingga Siksa Pedih di Akhirat
  2. Ditempat Ini Seseorang yang Amal Baik dan Buruknya Seimbang Akan di Tentukan Neraka atau Surga

3. Untuk Meningkatkan Perjuangan di Jalan Allah

Sumber gambar pinterest

Sebab tanpa ada setan yang memusuhi kebenaran, maka tidak akan ada semangat usaha (jihad) untuk mempertahankan kebenaran.

Sedangkan jihad di jalan Allah juga merupakan bukti penting insan beriman dan ridha sebagai hamba Allah.

4. Allah Hendak Memberi Pahala yang Lebih Besar Kepada Para Hamba-Nya

Semakin besar godaan setan kepada insan dan ia bisa menghadapinya dengan baik, maka semakin besar pahalanya di sisi Allah (QS. 3 : 195).

5. Agar Manusia Waspada Setiap Saat

Selalu memperbaiki kesalahan, meningkatkan kualitas ibadah dengan bertaqarrub kepada Allah.

Karena setan senantiasa mengintai kelengahan manusia. Sekejap saja insan lengah, setan akan masuk, kemudian mengacaukan hati dan syahwat.

Tapi orang yang selalu waspada, akan senantiasa ingat kepada Allah sehingga setan tidak punya kesempatan untuk mengganggunya.

Jadi, bagi orang yang sudah berpengaruh imannya, gangguan setan itu tidak akan merusak ibadahnya. tetapi malah mempertinggi kualitas dogma dan ibadahnya.

Demikianlah Informasi hari ini agar bermanfaat buat kita semua, aaamiiin.

Posting Komentar

0 Komentar

close